Cara dan Fakta Membatalkan Pinjaman KTA untuk Anda yang Berubah Pikiran Ketika Disetujui


Selain kartu kredit, KTA termasuk ke dalam jenis pinjaman uang atau utang yang cukup mahal jika ditinjau dari segi tingginya suku bunga yang harus dikembalikan. Apakah Anda sedang mengajukannya? Bagi banyak orang yang tengah mengajukan KTA, mereka tentu berharap aplikasi kreditnya akan dikabulkan segera oleh pihak bank. Pihak bank juga umumnya sebisa mungkin akan meluluskan tiap aplikasi KTA sepanjang pemohonnya sudah melengkapi seluruh persyaratan yang ditentukan.
Penting rasanya untuk mengetahui manfaat atau kerugian pinjaman uang online seperti KTA agar tidak menyesal di kemudian hari.
Tapi bagaimana jika Anda tiba-tiba berubah pikiran dan hendak membatalkannya? Apakah ada konsekuensi yang ditanggung?
Dalam tiap kasus, jawaban untuk pertanyaan di atas tidaklah sama. Contohnya, apakah pembatalan tersebut dilakukan sebelum bank mencairkan dana KTA atau setelah dana dicairkan? Akibatnya akan berbeda.
Ditambah lagi, sering kali pihak peminjam tidak mendapatkan informasi utuh berkenaan dengan hal ini. Umumnya pihak bank tidak bersedia memberikan keterangan secara jelas dan merinci terkait prosedur pembatalan pengajuan KTA ini.
Padahal, bank sudah sepatutnya berkewajiban menginformasikan dengan lengkap seputar KTA ini, mulai dari pengajuan, risiko hingga opsi pembatalan. Ini tentu merupakan deretan informasi penting bagi nasabah agar paham benar secara detail terkait produk KTA yang diminatinya.
Dapat dipastikan, ada prosedur khusus yang baku dalam pembatalan KTA. Namun setiap bank mempunyai prosedur yang berbeda-beda, tergantung dari kebijakan mereka masing-masing.
Berikut akan kami jelaskan dua jenis pembatalan KTA, yakni pembatalan sebelum dana cair dan sesudah dana cair. 

Cara Membatalkan KTA Sebelum Dana Cair

Peminjam bisa berubah pikiran sewaktu mengajukan KTA. Rata-rata tiap bank menjamin pelayanan proses pengajuan KTA dalam tempo satu hari, dan ketika seseorang sudah punya alasan kuat untuk enggan meneruskan prosedur pengajuan KTA, maka bisa saja hal yang bersangkutan berpikiran untuk membatalkannya.

Jika Anda berniat membatalkan pengajuan KTA di mana bank belum mencairkan dana, maka proses dan prosedurnya pun akan lebih mudah. Ini dikarenakan uang pinjaman belum ditransfer ke rekening Anda. Dengan demikian, peminjam berada di posisi yang lebih kuat karena belum ada ‘transaksi’ yang terjadi.

Meski demikian, ada prosedur yang berlaku berupa syarat administrasi yang harus diselesaikan. Pihak bank biasanya akan meminta konfirmasi secara tertulis terkait pembatalan pinjaman Anda. Jadi Anda harus menyerahkan surat pernyataan yang berisikan pembatalan pinjaman dan wajib dibubuhi materai.

Selanjutnya, mintalah tanda terima dari pihak bank bahwa surat pernyataan Anda sudah disampaikan. Pastikan tanda terima itu berisi identitas jelas petugas bank dan jabatannya, waktu dan hari kejadian, stempel sebagai bukti sahih bahwa urusan Anda dengan bank sudah beres.
Jika Anda belum mendapatkan tanda terima dari petugas bank yang bersangkutan, jangan pernah beranjak dari meja. Sebagai langkah berjaga-jaga, bila perlu sertakan bukti foto sebagai dokumentasinya. Ini hanya merupakan langkah berjaga-jaga jika pihak bank tetap mencairkan dana ke rekening, maka Anda punya bukti kuat sudah melakukan pembatalan.
Hindari melakukan pembatalan ini melalui call center, ajukan pembatalan dengan datang langsung ke bank yang bersangkutan.

Cara Membatalkan KTA Setelah Dana Cair

Jika dana KTA sudah dicairkan, pembatalan bisa dikatakan akan lebih sulit untuk dilakukan. Ketika bank sudah mentransfer uang ke rekening Anda, artinya bank sudah setuju dengan nilai pinjaman yang diajukan.
Hal ini juga menandakan bahwa Anda sebagai pihak nasabah sudah setuju dan tunduk pada aturan yang berlaku dari pihak bank berkenaan dengan transaksi utang-piutang.
Dengan demikian, Anda akan secara otomatis terikat dengan aturan pinjaman KTA yang berlaku. Hal ini mencakup jangka waktu pinjaman, suku bunga yang berlaku, biaya denda keterlambatan, biaya administrasi dan lain-lain.
Dengan kata lain, bank tidak mengenal kata ‘pembatalan’ jika aplikasi KTA Anda sudah disetujui. Karena nasi sudah menjadi bubur, sebagai peminjam Anda tak punya pilihan lain selain menerima utang tersebut sebagai konsekuensi dari pengajuan KTA.
Opsi lainnya, Anda mungkin bisa melakukan pembatalan dengan cara melunasinya secara langsung. Namun cara ini terbilang mahal karena sama saja dengan mempercepat pelunasan. Anda akan dikenai denda penalti yang besarannya tergantung dari kebijakan pihak masing-masing bank. Dalam banyak kasus, bank menerapkan denda pinalti sebesar 5 persen dari pinjaman, ditambah dengan biaya administrasi pelunasan.
Bagi Anda yang hendak mengajukan KTA, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, tanyakan dan pelajari juga bagaimana prosedur yang berlaku untuk pembatalan pengajuannya. Ini tak ada salahnya untuk berjaga-jaga kalau Anda berubah pikiran atau situasi finansial Anda berubah.
Ingat, terkadang petugas bank tidak menginformasikan kepada nasabah terkait konsekuensi yang harus ditanggung jika membatalkan KTA. Maka dari itu berhati-hatilah dan jadilah nasabah yang proaktif dengan banyak bertanya.
Bagaimana jika Anda mendapatkan penawaran KTA melalui telefon? Anda dapat mengabaikannya karena pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun sudah melarangnya. KTA bisa jadi merupakan salah satu solusi keuangan instan, manfaatkanlah dengan bijak dan cermat agar bermanfaat tepat bagi finansial Anda.

0 Response to "Cara dan Fakta Membatalkan Pinjaman KTA untuk Anda yang Berubah Pikiran Ketika Disetujui"

Post a Comment

Terimaksih atas kunjungan anda
Mohon untuk berkomentar yang sopan, tidak mengandung kalimat yang berbau kekerasan atau kriminal
Dilarang menaruh Link Aktif di Komentar, disitu sudah tersedia Profil Name/Url silahkan dimanfaatkan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel